Gunung 3000 mdpl di Pulau Jawa

Sebagai pusat pemerintahan, Pulau Jawa menyimpan banyak gunung-gunung yang bisa membuat kita berdecak kagum. Secara total terdapat 12 gunung yang memiliki ketinggian di atas 3000 mdpl. Semua gunung tersebut terbentang dari ujung barat ke ujung timur pulau dengan populasi terbanyak tersebut. Selain indah, gunung-gunung dengan tinggi sepertiga ketinggian Gunung Everest tersebut sangat menantang untuk didaki.

Kerucut Puncak Arjuno.
1.       Pangrango 3.019 mdpl
Di daftar pertama terdapat gunung Pangrango yang terletak  paling barat dari deretan gunung 3000 m di Jawa. Rute yang jelas dan banyaknya sumber air membuat gunung satu ini menjadi favorit para pendaki, terutama yang berasal dari ibukota. Puncaknya seh biasa aja dengan tugu triangulasi, tetapi di sebelahnya terdapat Lembah Mandalawangi yang banyak ditumbuhi edeilweis. Sedap sekali tentunya.

Lembah Mandalawangi.
2.       Ciremai 3.076 mdpl
Masih di Jawa Barat, terdapat satu lagi gunung 3000 mdpl lainnya yakni Ciremai yang menyandang gelar sebagai gunung tertinggi di tanah Pasundan. Trek yang terjal dan tiadanya sumber air menjadi teman selama pendakian. Puncak Ciremai berupa kawah luas yang masih aktif. Jalur yang biasa dipakai para pendaki yaitu Paluntungan dan Linggarjati.

3.       Argopuro 3.088 mdpl
Terletak di Jawa Timur, gunung satu ini terkenal sebagai gunung dengan jalur pendakian terpanjang se-Jawa. Karena itu pula biasanya pendakian dilakukan selama 4-5 hari. Jangan kuatir tentang sumber air, hampir di setiap pos pendakian terdapat sumber air yang dapat kita gunakan. Ohya, jangan salah, puncak triangulasi tidak berada di Puncak Rengganis walau memiliki pemandangan layaknya puncak gunung. Puncak sebenarnya berada kurang lebih 500 meter dari Rengganis.

Triangulasi Puncak Argopuro.
4.       Merbabu 3.145 mdpl
Terdapat dua pilihan jalur favorit untuk mendaki Merbabu yang bertolak belakang. Tekelan yang landai dan panjang atau Selo yang terjal dan menanjak sehingga lebih menghemat waktu. Tidak ada sumber air di jalur pendakian. Merbabu memiliki view yang keren di sepanjang jalurnya.

Jalur ke Puncak Merbabu.
5.       Sindoro 3.150 mdpl
Seperti layaknya gunung di Jawa Tengah yang tandus, Sindoro pun tidak memiliki sumber air di sepanjang jalur pendakiannya. Terletak bersebelahan dengan Gunung Sumbing, Sindoro terkenal dengan sebuatan gunung kembar. Puncak gunung ini berupa lapangan luas dengan banyak eldelweis, sehingga cocok bagi yang hendak bermain bola di puncak, hehe…

Puncak Gunung Sindoro.
6.       Welirang 3.156 mdpl
Di puncak yang satu ini kita akan menjumpai para penambang belerang. Sebagai gunung yang masih aktif, Welirang banyak menghasilkan belirang bermutu tinggi. Terdapat beberapa titik sumber air di jalur pendakian yang jelas karena sering digunakan para penambang.

Puncak Welirang.
7.       Lawu 3.265 mdpl
Gunung yang satu ini lumayan unik. Dua jalur pendakiannya walau berdekatan tetapi terletak di provinsi yang berbeda. Di puncaknya pun demikan. Sehingga kita bisa boker di Jawa Tengah dan cebok di Jawa Timur, hehe… Di Pos 5, 30 menit sebelum puncak terdapat sumber air dan warung nasi yang sudah melegenda di kalangan para pendaki. Menariknya lagi, di dekat puncak terdapat sebuah rumah dengan taman bermain dari botol bekas yang berbentuk hewan-hewan.

8.       Raung 3.332 mdpl
Gunung yang terletak di ujung paling timur Jawa ini terkenal akan jalurnya yang ekstrem. Untuk menuju titik triangulasi atau Puncak Sejati kita harus menggunakan peralatan SRT (Single Rope Techinique) melewati Jalur Glenmore. Sementara dari jalur “biasa” yakni Sumber Waringin, kita tetap dapat menuju puncak pada sisi yang berbeda dengan selisih vertikal kurang lebih 20 m dari Puncak Sejati. Jalur “biasa” ini pun tak kalah ekstremnya karena kita masih harus menyisir pinggiran kawah dengan gaya rockclimbing. Raung memiliki kawah yang paling luas di antara gunung Tanah Jawa.

Menyisir Kawah Raung (doc. Ferdix).
9.       Arjuna 3.339 mdpl
Berada dalam satu jalur pendakian dengan Welirang, Arjuna memiliki puncak yang indah. Berbeda dengan Welirang yang kaya belerang, puncak gunung ini berbatu sehingga kita dapat melihat sekeliling dengan bebas. Jalur pendakian yang sering digunakan yakni melalui Wates.

10.   Sumbing 3.371 mdpl
Kembaran Sindoro ini juga miskin akan sumber air. Jika puncak Sindoro berupa lapangan luas, Sumbing memiliki puncak berupa kawah yang terjal. Kita dapat turun ke dasar kawah yang kalau pada musim penghujan tampak seperti danau kecil. Jalur pendakian terkenal terjal dengan sedikit bonus trek. Lewatlah jalur Kepencit, Temanggung, jika ingin merasakan sensasi pendakian yang lebih menantang. J

11.   Slamet 3.432 mdpl
Didaulat sebagai gunung tertinggi di Jawa Tengah, Slamet memiliki panorama yang tak perlu diragukan lagi. Terdapat sumber air di Pos 5, tetapi sering kali kering saat musim kemarau. Puncak Slamet berupa kawah yang luas, tetapi sebaiknya jangan ngecamp di sana karena sudah sering kejadian pendaki yang meninggal saat bermalam di puncak. Bersama Semeru, Slamet adalah dua gunung di Jawa yang jalur kepuncaknya berupa pasir dan berbatu tanpa vegetasi.

Negeri di Atas Awan dari Puncak Slamet.
12.   Semeru 3.676 mdpl
Sebagai penutup pendakian di Pulau Jawa, tak lengkap jika belum mendaki gunung satu ini. Memilki panorama yang komplit dan mengagumkan, Semeru seringkali menjadi incaran para pendaki lokal maupun mancanegara. Sebagai puncak tertinggi di tanah Jawa, Mahameru cukup sulit untuk didaki. Jalur yang berpasir dan berbatu akan memperlambat kaki kita menuju puncak. Namun, ketika berdiri di titik 3.676 meter akan membuat seluruh upaya pendakian yang sudah dilakukan serasa setimpal.

Minum Secangkir Kopi di Mahemeru (doc. Sulthon).
Sekian untuk 12 gunung di Pulau Jawa dengan ketinggian di atas 3000 mdpl. Jangan salah, gunung-gunung di bawah ketinggian itu pun tidak kalah indah dan menantang untuk didaki. Selamat mendaki, keep safe, clean, and fun climbing. (dm 090813)

4 comments:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...