Tips Memasak Mie Instan yang Lezat

Oke, kita semua tahu yang namanya mie instan itu tidak baik buat kesehatan karena katanya di dalamnya mengandung bahan karsinogen. Mie instan juga sangat tidak dianjurkan sebagai bekal logistik kegiatan outdoor mengingat ketika sudah di dalam tubuh akan banyak menyerap cairan tubuh yang sangat kita butuhkan. Namun, siapa seh yang dapat menolak kepraktisan dan kenikmatan menyantap mie instan? Jelas aku tidak bisa, hehe..

Semangkuk Mie.
Kalau membahas soal makanan tentu akan kembali ke selera masing-masing. Ada yang suka sedikit pedas, ada yang suka manis, ada pula yang suka sedikit asam. Dan ini pula salah satu keunggulan mie instan: tersedia dalam aneka pilihan rasa yang menggiurkan! Namun, di sini aku tidak ingin membandingkan satu rasa dengan rasa lainnya, tetapi cara mengolahnya untuk mendapatkan hasil yang pas. Sekali lagi, ini soal selera, dan ini seleraku. :)

So mari kita kupas satu-satu!

Untuk mendapatkan hasil mie yang matang sempurna, masukan/rebus mie pada air yang sedang mendidih. Waktunya pun cukup 3-4 menit saja. Dalam kondisi ini mie akan matang luar dalam, warnanya jadi kuning cerah, dimakan tidak eneg. Kalau mie dimasak dengan air panas, rata-rata hasil mienya cuma matang di bagian luar saja, pada bagian dalam masih mentah, dan warnanya menjadi kuning pucat.

Memasak Mie Saat Kemping.
Jangan memasukan bumbu ketika merebus mie! Jika kawan mie lovers perhatikan, di semua kemasan petunjuk pemakaian, tidak satupun yang menyarankan untuk mencampur bumbu ke kuah saat mie direbus. Artinya, campurkan bumbu ketika mie sudah matang. Bisa dituangkan dalam mangkuk/piring terlebih dahulu baru dikasih mie atau sesudah mie matang baru ditaburkan diatasnya. Gosipnya (entah benar atau tidak) zat karsinogen akan makin aktif ketika berada dalam air yang mendidih.

Memasak Mie di Dalam Hotel (doc. Lei).
Buat yang rajin, untuk mie kuah sebaiknya ganti air yang digunakan untuk merebus dengan yang baru. Tentu saja air penggantinya juga harus panas agar rasanya lezat. Mie instan paling enak disantap dalam kondisi panas, jika sudah dingin maka rasanya sudah tidak enak lagi. Jumlah air juga harus pas, tidak terlalu banyak dan tidak terlalu sedikit agar tidak asin.

Memasak di Pinggir Danau Singkarak.
Mari Makan.
Untuk menambah rasa, tambahkan irisan bawang merah dan cabai. Masukan sebelum air mendidih agar tidak terasa mentah. Tambahkan pula irisan tomat, namun untuk tomat lebih enak disantap mentah dan segar. Selain menambah kenikmatan juga dapat menjadi penghias yang manis. Terakhir, agar rasanya makin mantap, beri merica bubuk sesuai selera. Dijamin rasanya bakal maknyus.

Teman makan mie yang enak tentu saja telur! Dan menurutku, paling enak jika telur tersebut dimasak setengah matang. Pada mie kuah, kuning telur yang masih encer akan menambah kekentalan kuah sehingga makin nikmat. Atau telur bisa juga dimasukan pada air yang digunakan untuk merebus mie seperti pada warung-warung mie instan yang tidak membutuhkan minyak goreng untuk mengolahnya.

Menyantap Mie di Pinggir Danau Gunung Tujuh (doc. Juan).
Satu lagi, bagi kawan yang merasa satu bungkus mie instan tidak cukup untuk mengganjal perut, masaklah satu setengah bungkus. Jika memasak dua bungkus sekaligus biasanya akan terasa eneg dan hilang nafsu makan. Satu setengah itu pas. Untuk bumbu cukup dari satu bungkus, buang sisanya (kecuali bawang goring) agar rasanya tidak terlalu asin.

Oke, demikian sedikit tips dariku untuk memasak mie yang lezat. Yuk ngemie! (dm 012314)

1 comment:

  1. Terimakasih Artikel Tips Memasak Mie Instan yang Lezat nya bagus dan membantu sekali, semoga sukses selalu yaa .. Aamiin
    Salam Aneka Kue Kering

    ReplyDelete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...