Da, Dha, dan Arti Sebuah Nama

Ada pepatah yang mengatakan “Apalah arti sebuah nama?”. Aku bilang pepatah tersebut 100% keliru! Nama sangat penting artinya. Coba bayangkan nama Anda diganti kambing atau babi, dan ketika Anda komplain, orang yang memanggil cuma berkata “Kawan, apalah arti sebuah nama?”. Di beberapa kultur budaya, seperti Jawa, nama sangat penting artinya.

By the Name of D.
Sri Baginda Sunan Paku Buwana II membalik nama Kartasura menjadi Surakarta karena dianggap nama yang pertama banyak menimbulkan musibah dan bencana. Pada beberapa daerah, anak kecil yang sering sakit-sakitan harus diganti namanya agar sakitnya sembuh. Dianggap nama yang sebelumnya tidak cocok atau membawa sial.

Nama adalah doa, sebuah harapan dari sang pemberi nama ke penyandang nama. Nama adalah gabungan dari huruf-huruf yang membentuk suatu makna sesuai bahasa yang dianut. Nama adalah pemberian dari orang tua yang akan melekat ke diri kita dari lahir sampai mati, bahkan sampai jauh setelah mati. Nama adalah pesan, pesan dari orang tua untuk menjadi seperti pribadi yang tertoreh dalam nama kita.

Karena itu, jangan sepelekan arti sebuah nama, di dalamnya termasuk juga menuliskan nama dengan baik dan benar. Tulislah nama dengan ejaan dan komposisi huruf yang benar.

Ejaan Lama.
Seperti halnya antara nama Dani dan Dhani adalah nama yang berbeda. Yang satu tanpa huruf H dan satunya dengan huruf H. Dalam ejaan dengan huruf romawi tentu tidak terlihat begitu berbeda, hanya berbeda satu huruf. Di samping itu, dari segi pengucapan pun sulit dibedakan. Yang perlu kita perhatikan adalah bagaimana jika sang penyandang nama berasal dari budaya yang mempunyai huruf dan bahasa tersendiri? 
 
Huruf Jawa untuk 'DA' dan 'DHA'.
Dalam Huruf Jawa kata Dani ditulis dari huruf ‘da’ dan ‘ni’ sementara Dhani ditulis dengan huruf ‘dha’ dan ‘ni’. Jadi dapat dilihat antara ‘da-ni’ dengan ‘dha-ni’ memiliki penulisan yang berbeda. Seperti halnya dengan huruf Romawi antara ‘anjing’ dengan ‘anting’ yang hanya berbeda satu huruf tetapi mempunyai arti yang sangat berbeda. Dari segi pelafalan juga berbeda, kata ‘dha’ mendapat sedikit penekanan.

Keluarga Mahendra.
Sayangnya kebanyakan orang menganggap sepele hal ini. Bahkan nama sendiri pun tidak tahu artinya. Tidak tahu arti nama sendiri berarti tidak tahu apa harapan orang tua kita kepada kita. Jadi kesimpulannya, mari kita cari tahu arti nama kita dan hormati sang pemberi nama yakni orang tua kita dengan menuliskannya dengan benar dan tepat!  (dm 010114)

2 comments:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...