Kesialan-Kesialan Saat Naik Motor

Terkadang, jalan-jalan akan lebih asyik jika ditempuh dengan menggunakan sarana roda dua. Lebih flesibel dalam melewati rute yang kita tuju, lebih irit ongkos, dan tentunya lebih leluasa melihat pemandangan sekitar. Motor juga lebih lihai dalam menyusup di tengah kemacetan jalan raya. Namun, kadang kala, atau bagiku sering kali, kita mengalami kesialan saat naik motor. Kesialan yang semestinya dapat kita hindari.
 
Baluran (doc. Erika).
Hal-hal kecil dapat terjadi karena kelalaian atau terlalu bersemangat saat touring. Tapi, justru terkadang hal ini menjadi bumbu yang asyik saat perjalanan kita. Apa seh yang menarik dari perjalanan yang berjalan 100% lancar sesuai rencana? Bagiku jelas tidak ada. Bumbu-bumbu kejutan dan kesialan menjadi pemanis sekaligus asamnya perjalanan yang lezat.

1.      Kehabisan bensin
Kesialan satu ini tentu tidak bakal terjadi jika kita rajin mengecek indikator bensin, dengan catatan indikator berfungsi dengan baik. Namun lain ceritanya jika indikator tersebut mati. Yang ada kita harus menggunakan ilmu kira-kira, atau lebih canggih lagi: pasang pelampung kecil di tangki, kalau digoyang-goyang bunyinya ‘klontang-klontang’, berarti sudah saatnya mampir ke pom bensin terdekat. :p
 
Buleleng (doc. Erika).
2.      Ban bocor di jalan
Kalau yang ini tentu sulit kita prediksi. Bisa dari faktor internal dari kita yang malas mengecek kondisi ban atau faktor eksternal para tukang tambal ban yang nakal. Kalau Anda kaya dan malas mendorong motor, naikin saja sambil jalan pelan-pelan. Paling-paling kudu ganti ban dalam, apesnya kudu ganti pelek. :p

Jika motor habis bensin atau ban bocor tentu mau tidak mau harus dituntun. Masih mendingan kalau cuma ban bocor, bisa dinyalain sambil dituntun. Paling apes itu kalau bensin habis di malam hari, hujan lebat, nuntun sejauh satu kilo lebih, dan parahnya diketawain mbak-mbak di pinggir jalan! #curcol
 
Perbatasan Jawa Tengah - Jawa Timur (doc. Dicky).
3.      Tersesat gara-gara GPS
Tersesat adalah wajar bagi orang yang baru datang ke suatu daerah tertentu. Di era modern saat ini kita makin dimanjakan dengan teknologi, sebut saja GPS untuk memberikan navigasi arah yang hendak kita tuju. Namun bagaimana jadinya jika kita justru tersesat gara-gara GPS saat hendak mencari jalan pintas? Tentu memalukan sekali! Hahaha.. *makin lama makin pelan*

4.      Mati lampu
Pernah jalan malam dengan lampu depan mati? Aku pernah. Bukan karena aku tidak bisa beli lampu atau malas membetulkan motor. Namun entah kenapa, ketika sudah masuk bengkel sampai 3 kali, ganti lampu sampai 5 kali hingga stok habis dan tiada toko buka, lampu depan tetap saja mati. Alhasi perjalanan Tegal-Cirebon harus ditempuh dalam gelap gulita!
 
Balantak - Bualemo (doc. Ari).
5.      Ketilang
Nah, bagi pengendara motor yang sedikit usil dan pelupa tentu tidak asing dengan kesialan satu ini. Empat belas kali ditilang tentu menjadikan siapa saja terbiasa. Dari tidak bawa SIM (baca: belum punya), tidak membawa STNK, melanggar marka jalan, menerobos lampu merah, atau motor tidak ada (bukan tidak nyala, tapi TIDAK ADA) lampu menjadi penyebabnya. Yak, ketilang dapat menimpa siapa saja dan di mana saja. Waspadalah!
 
Parkiran Motor di Semarang.
6.      Kehabisan oli
Untuk kasus ini mungkin sedikit jarang dialami oleh kawan-kawan. Namun aku pernah mengalaminya. Saat berkendara jam 2 pagi dari Karawang ke Bekasi, tiba-tiba motor tidak bisa jalan dan harus menuntun di pagi buta untuk mencari bengkel buka. Sebaiknnya kesialan ini dihindari semaksimal mungkin jika tidak ingin sampai turun mesin. :)
 
Menyebrang Sungai di Sukamade (doc. Ferdix).
7.      Kecemplung Rawa
Saya yakin sial yang ini lebih jarang lagi dialami oleh kawan-kawan biker sekalian. Bukan aksi heroik melintasi rawa, bukan pula sedang menguji kendaraan anti air. Kejadian ini murni ‘kesialan’ karena tidak mengecek kedalaman air. Di pikir tidak dalam karena tiba-tiba ada genangan air dan ada terusan jalan di depan, eh, tahu-tahu sudah ambles setinggi pinggang, hehe…

Demikian sedikit kesialan yang dapat dialami ketika sedang berkendara. Ada yang ingin menambahkan pengalaman pribadinya? Tetap hati-hati di jalan kawan, safety ridding yah. (dm 020514)

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...