Luwuk Dalam Sehari

Terletak di salah satu ujung peninsula Pulau Sulawesi, Luwuk dapat dibilang cukup ramai. Sebagai ibukota Kabupaten Banggai, Luwuk mempunyai bandara sendiri yang sebagian besar rutenya melayani penerbangan dari Makasar. Di beberapa sudut kota pun sudah mulai berjamuran tempat makan fast food yang kuanggap sebagai salah satu indikator ‘kota’ yang ramai. Universitas dan beberapa akademi pun ikut menghidupkan perputaran sendi-sendi kota.

Air Jatuh Salodik.
Walau belum memiliki bioskop dan belum terjamah toko waralaba, banyak toko-toko yang menawarkan segala jenis barang di sepanjang jalan. Pada hari minggu, mungkin disebabkan banyak warganya yang menjalankan ibadah, suasana jalan akan sedikit lengang dan sebagian pertokoan menutup dagangannya. Nah, jika kawan pejalan sempat singgah barang sehari di kota kecil ini, inilah beberapa lokasi wisata yang dapat dikunjungi dalam sehari.

Wisata Pagi
1. Batu Tikar
Jika kawan mendamba wisata petualangan, cocok sekali jika mendatangi tempat satu ini. Batu Tikar adalah air jatuh (air terjun) yang tersusun seperti undakan tangga berkat endapan kapur berartus-ratus tahun yang keluar bersama sumber air dari sungai bawah tanah. Selain lokasi tujuan sangat indah, perjalanan ke sini pun tidak kalah mantap. Persiapkan diri karena banyak sungai yang harus dilalui dan akar-akar untuk dipanjat.

Batu Tikar.
2. Sandakan
Sepuluh menit perjalanan menyusur jalan utama ke arah Palu, terdapat sebuah tempat rekreasi keluarga yang disebut Sandakan. Jangan kaget, karena isinya cuma sebuah sungai biasa yang jernih. Sungai tersebut dangkal dengan aliran yang cukup deras sehingga asyik buat bermain-main air. Walau hanya sebuah sungai, namun Sandakan selalu ramai dikunjungi pada akhir pekan. Biaya masuk ke dalam lima ribu rupiah per kepala.

3. Salodik
Kurang lebih setengah jam dari Sandakan, persis di pinggir jalan utama ke arah Palu, kawan akan melihat sebuah tempat wisata kecil di kiri jalan. Air Jatuh Salodik sejatinya adalah air jatuh yang melebar hingga membentuk seperti huruf L. Tempatnya teduh dan airnya dingin sekali. Namun perlu ekstra hati-hati mengingat pada beberapa titik kedalamannya bisa mencapai lebih dari dua meter. Sebaiknya memakai alas kaki ketika berenang dan hindari tempat yang dalam dengan arus yang deras. Ohya, tiket masuk cukup dua ribu rupiah.

4. Uwe Molino Tontouan
Uwe Molino mungkin dapat diartikan ‘genangan air’. Pada dasarnya tempat ini memang berupa sungai yang pada salah satu alirannya sedikit bercabang dan membentuk seperti kolam alami. Banyak anak-anak kecil yang asyik mandi-mandi dan bermain air. Tidak jauh dari pusat kota, cukup ditempuh dalam waktu 5 menit dan berjalan kaki 10 menit.

Uwe Molino Tontouan.
5. Lenyek
Dari Air Jatuh Salodik, ikutin jalan ke arah Pagimana kurang lebih 10 menit akan bertemu dengan pertigaan, ambil jalan ke kanan. Sepuluh menit kemudian, kawan akan menjumpai semacam padang penggembalaan sapi yang berada di Desa Lenyek. Indah sekali. Banyak sapi-sapi yang berkeliaran bebas di sini. Dan tentunya tempat ini asyik untuk memuaskan hobi fotografi.

Lenyek.
6. Pantai Kilo Lima
Jangan bayangkan pantai pasir putih dengan ombak yang bergulung-gulung. Bayangkan saja sebuah laguna yang tenang dengan banyak terumbu karang. Ya, berkat adanya Pulau Banggai di depannya, pantai ini hampir tidak berombak. Karena itu pula banyak terdapat terumbu karang yang menawan hati, cukup berenang 10 meter dari bibir pantai kita sudah dapat menyaksikannya. Tak perlu pula repot-repot memakai perlengkapan snorkeling, cukup sewa pelampung ban bekas.

Agak ke arah barat, terdapat deretan tempat-tempat hiburan malam. Kios-kios di sana menawarkan bagi siapapun yang haus akan gemerlap kehidupan malam. Siapkan uang ekstra, karena biasanya tidak hanya gadis-gadis penghibur saja yang ikut minum, mami-maminya pun ikut nimbrung minum gratis.

Kilo Lima.
Wisata Petang
7. Teluk Lalong
Terletak di pusat kota, teluk satu ini cukup ramai di kala malam hari. Di pinggir pantai banyak kedai-kedai  yang menjajakan makanan yang mengundang selera. Cocok untuk sekedar menghabiskan malam di tepi pantai sambil menyantap makanan dan minuman ringan.

8. Keles
Jika di sebelah selatan Kota Luwuk berbatasan dengan laut, maka di sebelah utara perbukitan menjadi pemisah dengan daerah lainnya. Pada salah satu bukit tersebut terdapat sebuah bukit yag diberi nama Keles. Di sini kita dapat melihat seluruh Kota Luwuk dari atas. Apalagi kalau datang ke sini saat malam hari, ebeh, gagah sekali pemandangannya.

View dari Keles.
Itulah beberapa tempat menarik yang bisa dikunjungi jika kawan pejalan berada di Kota Luwuk. Masih ada beberapa lokasi menarik namun terletak agak jauh dari pusat kota. Sebut saja Pulau Banggai dan Balantak. Mungkin pada lain kesempatan akan saya share tempat-tempat tersebut. Happy travelling. J (dm 290913)

5 comments:

  1. Ada Yg tahu hp taxi atau rental mobil di luwuk? Trimakasih 081231997773.

    ReplyDelete
  2. Hai mas Dhani, salam kenal.
    tulisan"nya tentang luwuk sangat membantu sekali mas.
    Jika berkenan, minta rekomendasinya doong mas, penginapan di dekat pelabuhan yang bersih & murah apa yah? Saya hanya perlu untuk 1 malam saja.
    terima kasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ada beberapa kok mas, yang 100k semalam sampai 700an (aston), tinggal dipilih saja.

      Delete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...