Lima Gunung dengan Danau Menawan

Tentu semua setuju, danau dan gunung adalah perpaduan yang ciamik! Bayangkan saja, pemandangan alam pegunungan yang indah ditambah permukaan danau yang bak kaca. Tambahkan di imaji tadi dengan kawan mendirikan tenda di pinggirannya, berkemah dan bersantai memancing ikan. Aih, siapa yang bisa menolak pesonanya? Maka tidak heran, perpaduan gunung dan danau seringkali dipotret untuk foto landscape kalender atau background wallpaper.

Menyusur Danau.
Nah, pada tulisan kali ini, izinkan saya untuk mengupas beberapa gunung di Indonesia yang memiliki danau di dalam kawasannnya. Danau-danau ini tentu sayang untuk dilewatkan untuk lokasi bertenda yang strategis. Selain menjadi sumber air minum yang mudah, feel berkemah di pinggir danau itu lo.. yang.. ah, rasakan sendiri ya, hehe..

1.       Danau Taman Hidup di Argopuro
Berada di jalur pendakian Gunung Argopuro, danau cantik ini paling cepat ditempuh dari jalur Bermi. Danaunya tidak begitu besar dan banyak ilalang tinggi di sekitarnya, sehingga kadangkala kita harus merebahkan beberapa ilalang untuk membuat tenda. Dapat juga mendirikan tenda di bawah pepohonan yang agak jauh dari danau. Uniknya, di sini terdapat semacam dermaga kecil yang bisa digunakan untuk memancing dan mengambil air.

Danau Taman Hidup dalam Balutan Kabut Pagi.
2.       Galunggung
Terletak di Tasikmalaya, gunung satu ini paling mudah dijangkau. Untuk naik ke puncaknya cukup mendaki tangga dan jika ingin turun ke danaunya cukup berjalan kaki 30 menit saja. Jangan heran, di pinggir danau terdapat sebuah warung kecil. Namun, Galunggung bolehlah untuk lokasi berkemah di akhir pekan. Jika kawan sedikit eksplor ke belakang menyusur sungai, bakal ketemu air terjun yang cantik dan asyik untuk mandi-mandi.
Galunggung.
3.       Ranukumbolo di Semeru
Pendaki mana yang tidak kenal danau satu ini. Dalam bahasa setempat, ranu berarti danau, dan kumbolo berarti tempat berkumpul, sehingga dapat diartikan danau tempat berkumpul. Dan benar saja, danau ini seperti menjadi magnet bagi ratusan bahkan ribuan pendaki untuk berkumpul dengan berbagai alasan di sini. Dari pintu masuk pendakian Ranupane, danau ini dapat ditempuh dalam 4-5 jam perjalanan. Ah, tidak cukup kalau hanya sekali dua kali berkemah di pinggiran danau yang menawan hati ini. Selalu membikin kangen.

Ranukumbolo di Pagi Hari.
4.       Danau Gunung Tujuh di Kerinci
Berbeda dengan danau pada gunung lainnya, Danau Gunung Tujuh tidak berada pada satu jalur pendakian ke puncak gunungnya. Walau masih dalam satu kawasana Taman Nasional, danau yang merupakan danau vulkanik tertinggi di asia tenggara ini terpisah cukup jauh dari basecamp pendakian Gunung Kerinci. Untuk menuju ke sana kita dapat naik angkutan umum dari Kersik Tuo ke Kecamatan Gunung Tujuh, 20 menit. Jika kawan mendambkan berkemah di pinggir danau sebening kaca dalam keheningan alam, di sinilah tempatnya.

Danau Gunung Tujuh.
5.       Danau Segara Anak di Rinjani
Mungkin yang membuat Rinjani menjadi best trecking of SoutheastAasia karena adanya Danau Segara Anak. Danau yang luar biasa indah ini akan menemani perjalanan dari Plawangan Sembalun ke Plawangan Senaru. Amazing! Mungkin menjadi kata yang tepat untuk menggambarkannya. Selain asyik untuk lokasi berkemah, kita dapat memancing ikan dan mandi di kolam air panas di situ. Keren kan?

Danau Segara Anak.
Demikian beberapa gunung dengan adanya danau yang dapat menambah kenikmatan pendakian kita. Saya yakin masih banyak gunung-gunung berdanau lain yang tidak kalah indahnya. Happy climbing, keep safe, clean, and fun climbing. (dm 19 Juli 2014)

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...