Pendakian Gunung Buthak

Akhir tahun 2020, ingin kembali mencoba gunung di Jawa Timur, aku niatkan untuk ke Malang dan mengunjungi Gunung Buthak. Tidak ada teman yang biasa diajak, aku menghubungi teman lama ketika ketemu di pendakian Semeru dan Argopuro, Mas Polet namanya, darinya dikenalkan dengan Mas Dion, porter Gunung Semeru yang bisa juga mengantar ke Butak. Langsung saja gayung bersambut manis, pada hari-hari menjelang pendakian, teman kerja di Papua, Rikky namanya, ingin ikut bergabung. Kebetulan dia tinggal di Malang dan bisa memberikan tebengan kamar kosan gratis untuk bermalam. Wah..

Pos VI.

Kami mendaki Gunung Buthak dari jalur Panderman, yang terletak di Kota Batu. Pukul Sembilan pagi kami tiba di basecamp, setelah packing ulang, setengah jam kemudian kami memulai pendakian. Mas Dion mengajak satu temannya, Mas Andi Lesmana yang biasa dipanggil Sapu, sehingga saat itu rombongan kami menjadi empat orang.

Saat memulai perjalanan, gerimis kecil ikut menemani dan makin siang makin lebat saja hingga di Pos 2 kami harus membuat bivak untuk berteduh. Sampai di Pos 3, jarum jam menunjukan pukul dua siang, hujan sudah reda, syukurlah karena perut juga sudah lapar minta diisi. Segera kami buka bekal nasi bungkus untuk santap siang.

Pukul 14.30 kami memulai perjalanan kembali menuju sabana, kurang lebih setengah jam berjalan, Rikky mengalami kram pada tungkai kanannya, sehingga harus berjalan pelan-pelan. Tidak terasa, hari sudah berganti malam saat kami tiba di sabana, total delapan jam perjalanan dari saat berangkat tadi. Baru tahu juga ternyata di Buthak ada sabana yang cantik seperti ini, seperti Surya Kencana di Gunung Gede namun dengan ukuran yang lebih kecil. Air melimpah ruah, mau mandi pun bisa.

Esoknya kami berjalan santai menuju puncak, hanya berjarak 30 menit dari Pos 4 Sabana, kami berangkat pukul tujuh lebih sepuluh pagi. Puncak bebas dari pepohonan sehingga bisa memandang awan berarak di bawah. Cuaca cerah dan tidak berangin. Cocok sekali untuk menikmati pagi di puncak 2,868 mdpl.

Full Team.

Tenda.

Pertama Kali Memakai Trekking Pole.

Menuju Puncak.

Sabana Berkabut.

Sabana Sebelum Puncak.

Bendera Merah Putih.

Puncak.

Menuju Sabana.

Dari Mas Dion, aku dapat info tentang gunung-gunung kecil lainnya yang tidak kalah keren dari Buthak, misalnya saja Gunung Anjasmoro. Semoga masih diberikan umur panjang untuk menjelajah gunung-gunung di ujung timur Pulau Jawa ini. Keep safe, clean, and fun climbing! (dm 24 Juli 2021).

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...