[Berusaha] Mancing Ikan di Singkarak

“Itu pegang ujungnya! Kasih batu lagi!”, teriaku keasyikan ke Juan sambil memegang jaring jadi-jadian yang kami bikin. Rencananya, kain jilbab yang disulap jadi jaring ini akan kami letakan di dasar bebatuan dan pas ikan lewat di atasnya, hap! Ikan-ikan bilis itu siap dimasak. Untuk itu dibutuhkan batu sebagi pemberat sedangkan aku akan berjaga memegang tali yang mengikat keempat ujung kain jaring tersebut. Harapannya jaring itu bisa sekaligus menangkap ikan-ikan kecil yang berseliweran di Danau Singkarak.

Menjala Ikan.
Percobaan-percobaan yang Gagal
Pagi itu kami bertiga memang sedang asyik menangkap ikan danau untuk pelengkap makan siang nanti. Di penghujung travelling ke Kerinci, bekal pun semakin menipis hingga hanya bersisa mie instan dan bumbu dapur. Oleh karena itu, ketika melihat banyak ikan-ikan kecil berenang di pinggir danau langsung saja kami merasa terpanggil untuk melakukan penangkapan agar saat siang nanti mie instan tidak sendirian masuk ke perut kami.

Percobaan pertama dilakukan oleh Juan memancing dengan kail dengan umpan remah-remah roti. Setelah hampir setengah jam mencoba, Juan pun menyerah. Menggantikan usaha memancing yang gagal, kucoba trik lain dengan memasang perangkap. Kulihat ikan-ikan tersebut suka berenang di sela batu-batu. Rencanya cukup sederhana: memasang jaring di jalur yang dilalui ikan, pas ikan di atasnya, angkat jaring, dan gerombolan ikan yang lewat pun tertangkap sekaligus. Jenius sekali!

Travel Bukittinggi - Solok.
Papan Tiket Masuk.
Dengan susah payah perangkap sudah terpasang. Tali pengait sudah siap sedia mengangkat jaring. Tetapi anehnya, ikan-ikan itu malah tidak pernah melewati sela-sela batu tempat perangkap kami pasang. Padahal tadi banyak yang lewat situ, di atasnya pun sudah kami tebarkan remah roti untuk memancing calon santapan siang kami.

Hampir satu jam menanti, ikan-ikan tak kunjung lewat. Remah-remah roti di atas perangkap pun tak digubris. Sepertinya ikan-ikan tersebut sedang bersekongkol tidak akan lewat di atas perangkap yang kami bikin. Sial, gagal lagi!

Menjala Ikan yang Gagal.
Lei si Jawara Mancing
Di tengah-tengah keputus asaan aku dan Juan menangkap ikan, tak disangka-sangka, Lei yang merupakan satu-satunya anggota perempuan di antara kami, berkali-berkali berhasil mengangkat ikan-ikan sialan itu dari danau. Dia ternyata hanya menggunakan kail yang tadi kami gunakan dengan umpan remah roti.

Lei si Jawara Mancing.
Hasil Tangkapan.
Chef Juna Sedang Beraksi.
Entah trik seperti apa yang digunakannya, yang jelas, tak urung lebih dari lima ekor ikan berhasil ia pancing. Hingga ikan buntal pun tak luput dari pancingnya, jawara nian! Berkat Lei pula, saat santapan siang kami dapat menyantap ikan bilis yang lezat dengan mie kuah pakai telor. Nikmat sekali.

Singkarak yang Menawan
Danau yang didaulat sebagai danau terluas nomer dua di Pulau Sumatera ini membentang di dua kabupaten, Solok dan Tanah Datar. Dengan luas 108 km persegi, Danau Singkarak memiliki bentuk landscape yang indah. Hamparan air kebiruan nan jernih dengan latar pegunungan Bukit Barisan tentu akan menimbulkan kesan yang tak terlupakan.

Dari warga sekitar kubaru tahu pada hari minggu terdapat kereta wisata yang jalurnya melalui pinggiran danau indah ini. Kereta wisata ini beroperasi dari Sawahlunto ke Solok, baru dilanjut ke Padang Panjang. Ongkos naiknya pun murah sekali, cukup sepuluh ribu untuk kelas ekonomi. Sayang sekali aku datang di saat yang tidak tepat, padahal sudah membayangkan bisa naik kereta sambil menikmati Danau Singkarak dengan latar Bukit Barisan. Maybe next time.

Danau Singkarak.

Tidur Siang.
Matahari sudah mulai bergeser ke arah barat, ikan bilis yang renyah sudah bersatu dengan isi perut. Dan sudah saatnya bagi kami untuk mengucapkan salam perpisahan ke danau indah ini. Penerbangan malam mengharuskan kami harus segera mencari angkutan ke Padang. Sampai bertemu lagi, Singkarak. (dm 300913)

2 comments:

  1. keren banget.. jempol buat kalian dah bisa seperti itu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasie Beta. Kangen juga neh jalan-jalan ama kamu dan yang lainnya lagi. Dah lama juga ya gak ngetrip bareng.

      Delete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...