Tips Saat Membeli Tenda

Bagi pecinta kegiatan outdoor, tenda adalah perlengkapan utama yang penting. Tenda dapat melindungi dari terpaan hujan atau membantu menahan dinginnya udara pegunungan. Di siang hari yang terik, tenda akan melindungi kita dari sengatan sinar matahari. Memilih tenda yang sesuai untuk keperluan memang gampang-gampang susah. Di post kali ini, aku ingin share cara memilih tenda sehingga tidak salah beli.

Bertenda di Pinggir Danau Gunung Tujuh.
1.       Perjelas Tujuan Pemakaian
Pertama-tama penting sekali untuk mengetahui tujuan pemakaian tenda yang hendak kita beli. Apakah di daerah tropis, gurun, salju, atau hanya untuk piknik di kebun belakang rumah. Tentu tiap kondisi iklim mempunyai spesifikasi tenda yang berbeda. Tidak perlu mengeluarkan uang berjuta-juta untuk tenda khusus salju jika kita hanya memakainya untuk piknik di kebun belakang rumah.

2.       Kapasitas Tenda
Pertimbangankan juga tentang kapasitas tenda yang kita inginkan. Apakah kita akan memakainya untuk ekspedisi, dipakai bersama teman-teman dekat, atau hanya berdua dengan kekasih. Kapasitas tenda tentu berimbas ke harga dan berat tenda. Buat apa bersusah-susah membawa tenda kapasitas sepuluh orang jika hanya dipakai berdua?

Bertenda di Talaga Bodas.
3.       Kemudahan Saat Merakit
Poin ketiga ini erat hubungannya dengan desain tenda. Menurutku, tenda yang baik adalah tenda yang memudahkan penggunanya saat merakit. Tenda keren dengan segala frame yang bentuknya rumit tentu tidak kita inginkan ketika mendirikannya di kala hujan lebat. Pilih tenda dengan desain sesederhana mungkin sehingga hanya membutuhkan waktu sesingkat dan jumlah orang yang mendirikan sesedikit mungkin.

4.       Bahan Tenda
Kualitas tenda tentu dapat dilihat dari bahan yang digunakan. Untuk rangka tenda, pilih dari bahan yang paling ringan dan kuat. Sedangkan untuk kain tenda, pastikan terbuat dari bahan yang kedap air sehingga dapat menahan dari hujan.

Bertenda di Kebun Belakang Kampus.
5.       Berat Tenda
Sebagai benda movable yang harus kita bawa sendiri, pilihlah tenda dengan berat seringan mungkin. Jika memungkinkan bawa pasak untuk tali utama saja, sedangkan untuk tali penunjang gunakan batu atau ranting. Jalur yang curam dan terjal jangan sampai diperparah dengan bawaan tenda yang menguras tenaga.

6.       Double Layer
Lapisan tenda yang terdiri dari dua lapisan (double layer) akan memiliki beberapa keuntungan seperti lebih baik dalam menahan suhu dingin karena mengadopsi desain ruang vakum seperti pada thermos.  Selain itu juga dapat menahan dari hujan dan rembesan air.

Bertenda di Blok M.
Bertenda di Plawangan.
7.       Ketinggian Tenda
Jika tenda yang hendak beli akan dipergunakan di daerah pegunungan, maka sebaiknya pilih tenda dengan ketinggian serendah mungkin. Makin tinggi tenda, maka makin kencang pula hantaman angin yang diterimanya. Tenda dengan desain yang aerodinamis tentu lebih baik dalam bertahan terhadap angin kencang di tempat tinggi.

8.       Fitur Tambahan
Penting juga untuk melihat fitur tambahan yang ditawarkan, seperti misalnya: Jaring di bagian dalam tenda untuk menyimpan benda-benda kecil, adanya kaitan di atas tenda untuk tempat penerangan kala malam hari, tali pengikat untuk bagian pintu, dan lain sebagainya. Ada pula tenda yang dapat dirakit bagian covernya terlebih dahulu tentu akan menjadi nilai tambah saat mendirikan tenda di kala hujan karena bagian dalam tenda akan tetap kering. Fitur-fitur tersebut memang sepele, namun akan menambah kenyamanan saat berkemah.

Itulah sedikit tips yang perlu kita pertimbangkan saat akan membeli tenda. Semoga dapat berguna. (dm 121113)

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...