Kesempatan untuk menginjakan kaki di Gunung Rinjani datang pada libur lebaran tahun 2010 setelah sempat dua tahun tertunda. Hanya berdua dari Jakarta kami menuju Lombok melalui jalur udara untuk mempersingkat waktu. Sebenarnya kalau hanya menuju puncak, cukup membutuhkan waktu dua hari satu malam (2D1N). Akan tetapi, jauh-jauh dari Jakarta rugi kalau cuma dua hari di Rinjani.
Sembalun-Plawangan
Terdapat dua jalur ‘nasional’ untuk
menggapai titik tertinggi di Pulau Lombok ini, yakni Sembalun dan Senaru.
Karena plan utama kami adalah puncak,
maka kami memilih Sembalun untuk memulai pendakian dilanjutkan menikmati
segarnya Danau Segara Anak, baru pulang melalui Senaru.
![]() |
| Pos 1 di Tengah Savana Kerinci. |
![]() |
| Trek Pos 3 - Plawangan. |
Selepas menyesal di Tanjakan Penyesalan,
dijamin kawan akan ketagihan nanjak
Rinjani ketika sampai di Plawangan. Bagiku, Plawangan adalah lokasi bertenda
yang paling keren! Bagaimana tidak, pos terakhir sebelum puncak Rinjani ini
berhadapan langsung dengan indahnya Danau Segara Anak. Selain sumber air yang
melimpah, di sini kita juga akan ditemani monyet-monyet manis yang suka usil
mengambil logistik pendaki. Segelas kopi panas dengan kawan-kawan dikala senja
sambil memandang danau tentu akan menjadi pengalaman yang tidak terlupakan.
Walau cuma berdua, ketika berangkat dari
Sembalun kami menjadi tim beranggotakan enam orang. Namun, hanya empat orang
yang memutuskan untuk summit attack.
Temanku dan seorang dari Bandung tetap di tenda karena kondisi fisik. Ketika
sampai di puncak, ternyata dua teman masih jauh di belakang. Walau matahari
sudah agak tinggi, tetapi suhu masih mampu membuat kami menggigil hingga
memutuskan untuk turun sejam kemudian tanpa menunggu rekan yang belum sampai di
puncak.
![]() |
| Monyet Plawangan. |
Mengingat waktu waktu liburan yang
terbatas walau sudah dibelain bolos dua hari, maka dampak dari ekstra sehari di
Plawangan berujung aku gak mungkin
berkunjung ke Danau Segara Anak. Sial!
![]() |
| Full Team Plus One. |
How
to get there (Sembalun) :










No comments:
Post a Comment