Saat itu
pukul dua siang, setengah jam yang lalu cuaca masih terik menyengat, namun
begitu memasuki hutan lumut, suasana berubah menjadi gelap karena kabut yang
tebal. Untuk berjalan, kita harus ekstra hati-hati karena daratan berupa
lumpur, seperti masuk ke rawa-rawa. Agar aman, harus berjalan dari akar pohon
yang satu ke akar pohon lainnya. Serasa memasuki Hutan Mirkwood dalam kisah
Tolkien yang terkenal itu.
![]() |
| Hutan Lumut. |
Di ujung,
atau mungkin lebih tepatnya di tengah, hutan lumut kita akan menjumpai sebuah
telaga. Namanya, Telaga Dewi, jernih dan cantik wujudnya. Luasnya mungkin
seluas lapangan bola dikelilingi hutan lumut yang kadang tampak, namun
seringkali tidak nampak karena tertutup kabut putih yang tebal. Hutan Lumut dan
Telaga Dewi memang menjadi tujuan utama saya mendaki Gunung Singgalang,
Sumatera Barat.
