Sebenarnya, rencana untuk meninggalkan
Pulau Tikus, tempat bermalam kami, akan kami lakukan selepas subuh. Saat
ombak tidak begitu kencang dan matahari sudah keluar dari peraduan. Namun alam
berkehendak lain, pukul sebelas malam cuaca memberikan pertanda bahwa sebentar
lagi akan datang badai. Ireng, teman nelayan saya sudah menyadarinya dari hawa
yang panas karena tidak ada angin dan para nelayan senior lainnya sudah tidak
tampak lagi di sekitar pulau. Benar saja, sejam kemudian saat sudah di tengah
lautan, awan tebal menghampiri Pulau Tikus.
Melaut ke Pulau Tikus
Berada di bawah lautan bintang saat berada
di atas gunung bagi saya sudah biasa, di atas gedung bertingkat, bukit, ataupun
pantai pun sudah pernah. Namun baru kali ini pertama kali dapat merasakan di
bawah taburan jutaan bintang di langit saat berada di atas perahu nelayan saat
tengah malam. Samar-samar dapat melihat pemandangan sekitar, cahaya-cahaya dari
pulau di seberang lautan. Di perahu berkapasitas tiga orang ini, saya duduk di
paling depan, menerima hempasan angin malam dan deburan ombak yang tidak begitu
tinggi. Tedapat sebuah kenikmatan tersendiri.
Amboinya Bukit Country
“Mas, ada yang mau ke Country neh, berangkat siang ini, mau ikutan ndak?”, pesan singkat yang masuk ke handphone pagi itu. Pesan yang sudah
lama kutunggu-tunggu, sudah lama ingin menjejakan kaki di Country yang katanya
mempunyai pemandangan yang aduhai. Padahal, hari itu sudah janjian dengan teman
akan pergi ke Banggai Laut. Namun setelah menimang-nimang lagi, rute ke Country
lumayan jauh, harus berjalan kaki (katanya) sampai empat jam, ke Banggai Laut
dapat kulakukan kapan saja dengan kapal laut. Hmm.. Let’s hike, then!
Menurut info dari Wawan, ada temannya yang
akan kemping di Country dan akan berangkat siang atau sore dari Luwuk. Walau
belum kenal dengan teman jalan, tidak masalah, bukan sekali ini jala-jalan atau
naik gunung dengan teman yang belum dikenal sebelumnya. Hobi jalan-jalan
mengajarkan kita banyak hal dalam mengenal satu sama lain dengan baik. Tidak
ingin membuat teman perjalanan menunggu, kupacu kendaraan agar sampai tepat
waktu.
Subscribe to:
Posts (Atom)

