Showing posts with label Jakarta. Show all posts
Showing posts with label Jakarta. Show all posts

Ngetrip Akhir Pekan ke Pulau Pramuka

Sudah sejak lama ingin menjajal main ke Taman Nasional Kepulauan Seribu yang masih masuk Provinsi DKI Jakarta. Mungkin agak aneh didengar bahwa di dalam wilayah ibukota negara terdapat taman nasional, di dunia mungkin hanya Jakartalah satu-satunya. Menuruti rasa penasaran ke Kepulauan Seribu, saya memutuskan untuk ikut Open Trip yang banyak diadakan oleh agen-agen tur karena pertimbangan dari segi biaya dan susahnya moda transportasi laut.

Yuk Snorkeling!
Kebetulan, iklan yang terpampang di Instagram mengajak untuk ‘ngetrip bareng’ ke Pulau Pramuka sebagai destinasi utama yang merupakan salah satu pulau yang padat penghuninya. Sebenarnya di pulau satu ini kita cuma numpang bermalam saja karena adanya akomodasi yang sudah layak, destinasi sebenarnya ada di sekitaran Pulau Pramuka. Mungkin hal yang sama juga berlaku untuk trip ke Pulau Harapan, Tidung, atau lainnya.

Wisata Murah [Sekali] dengan Kereta Api

Minggu Senin kemarin, pertama kalinya saya mencoba berwisata murah dengan kereta api. Berada di Kota Cilegon yang lumayan jauh dari Ibukota membuat sarana transportasi menjadi bukan barang yang murah. Dari membuka beberapa laman internet, baru saya ketahui ternyata ada kereta api yang rutin beroperasi dari Merak ke Jakarta, malahan ada empat kali perjalanan setiap harinya. Dari situlah terbesit ide untuk jalan-jalan dengan kereta api.

Suasana di Dalam Commuter Line.
Tujuan jalan-jalan kali ini memang tempat wisata yang sudah terkenal umum dan berlokasi dekat dengan stasiun kereta. Iyalah, karena saya hendak menggunakan moda kereta api, tentunya lokasi tujuan pun harus disesuaikan, malas juga kalau harus berganti moda aspal selama berjam-jam. Terdapat dua lokasi yang menjadi tujuan saya: Kota Tua dan Kebun Raya Bogor kemudian sambil menikmati Kota Bogor di malam hari.

Museum Taman Prasasti, Jalan-jalan ke Kuburan

Entah karena Warga Jakarta kekurangan tempat berwisata atau karena keunikan batu-batu nisannya, Taman Prasasti selalu ramai pengunjung. Walau disebut museum, namun sebenarnya tempat ini adalah bekas pemakaman warga asing sewaktu jaman penjajahan. Maka tak heran jika bentuk nisan yang ada di sini pun sesuai kultur budaya jenazah yang dimakamkan kala itu: Batu nisan dengan disertai patung atau bentuk kubah yang terkesan gotik.

Tulisan Nisan.
Terletak di jantung ibukota, Museum Taman Prasasti dapat diakses dengan mudah. Lokasi persisnya berada di Jalan Tanah Abang No 1 Jakarta Pusat. Biaya retribusi untuk masuk ke dalam hanya lima ribu rupiah, namun jika ke sana dengan tujuan untuk hunting foto, akan dikenakan charge tersendiri.

Melewati Malam di Little Tokyo

Dari kecil aku suka sekali membaca manga dan menonton serial dorama di tv swasta. Dari situ gambaran Kota Tokyo terpatri kuat di ingatan. Papan iklan bertuliskan huruf hiragana atau katakana, bahkan tak jarang kanji. Tempat makan dan pub yang berjajar sepanjang gang meramaikan suasana malam. Bagi yang belum pernah ke Tokyo, kita pun dapat menikmati secuil nuansa tersebut di sini, Indonesia. Tidak percaya? Datang saja ke Jaksel, tepatnya di Blok M atau dikenal juga dengan julukan Little Tokyo.

Ruffy dan Shank Berpose Bersama.
Pada dasarnya, Blok M adalah kawasan perniagaan dan juga terminal bus dalam kota. Di areal yang kecil ini, mall dan terminal terpadu secara apik. Sewaktu pertama kesini, sempat saya terkaget-kaget ketika mengetahui fakta bahwa di bawah terminal bus terdapat sebuah mall. Sebuah hal yang baru bagi saya kala itu, bagaimana sampai bisa terbesit ide untuk membangun mall di bawah terminal?

Jalan-jalan Narsis di Sunda Kelapa

Untuk sekedar menikmati akhir pekan di Jakarta yang murah meriah, Sunda Kelapa tempo doeloe adalah pilihan yang tepat. Bekas pusat pemerintahan jaman Hindia Belanda ini sekarang sudah bertransformasi menjadi kawasan wisata yang menarik untuk dikunjungi. Jalan santai bersama teman-teman, refreshing menikmati suasana, atau sekedar hendak berfoto narsis ramai-ramai dapat dilakukan di kawasan Kota Tua.

Taman Fathahilah
Banyak spot-spot menarik yang bisa dijadikan latar untuk pose narsis kita. Dengan detail bangunan dan ornament yang khas abad pertengahan tentu akan membuat foto bergaya oldies kita lebih keren lagi. Pada akhir pekan suasana akan ramai sekali. Ondel-ondel, band jalanan, dan pantomin akan menghibur pengunjung.

Sjahrial Djalil, Eksentrik dibalik Museum di Tengah Kebun

Karawang, 9 Februari 2013

Jika teman-teman sekalian sempat singgah di daerah Kemang, Jakarta, sempatkanlah untuk mampir ke Museum di Tengah Kebun, sebuah museum pribadi nan asri yang memamerkan barang-barang antik dari seluruh penjuru dunia. Disamping tidak dipungut biaya, benda koleksi yang mencapai 4000 buah ini sayang untuk dilewatkan.

Pintu masuk Museum di Tengah Kebun

Merdunya Alunan Biola di Taman Suropati

Penat, panas, gerah. Itulah yang kurasakan ketika tertarik dalam arus massa di Pasar Tanah Abang. Sebagai pusat grosir terbesar se-Asia Tenggara, tempat ini memang menawarkan harga yang terjangkau kalangan menengah ke bawah, maka tak heran jika ribuan orang memadatinya setiap hari. Apalagi pada hari-hari menjelang lebaran seperti ini, tidur di kosan sepertinya merupakan pilihan yang lebih baik.

Violis muda yang tengah berlatih.

Dalam perjalanan pulang, aku dan Leila, teman seperjuangan dalam memburu baju lebaran di pasar yang penuh sesak itu terpaksa melewati jalur yang berbeda. Sebagai pendatang di kota metropolitan yang berbekal modal nekat dan ingatan samar-samar, alhasil kami nyasar entah kemana. Dan karena harga diri kami masih terlalu tinggi untuk bertanya, maka plang penunjuk jalan dan ‘dugaan samar-samar’ menjadi patokan utama untuk mencari jalan pulang.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...