Showing posts with label Caving. Show all posts
Showing posts with label Caving. Show all posts

Caving ke Buniayu Bareng Natgeo

Ngetrip satu ini adalah kali pertama jalan-jalan bareng Komunitas National Geographic Indonesia. Berangkat dari obrolan di forum, berangkatlah kami ke Sukabumi. Bukan untuk mendaki gunung atau mengunjungi pantainya yang elok, namun untuk masuk ke dalam perut buminya guna menikmati keindahan alam di bawah tanah. Tujuan kali ini adalah Gua Buniayu.

Di Dalam Gua Horisontal.
Lokasi persis gua ini yakni di Desa Kertangsana, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi. Dari pusat kota Sukabumi, ambil saja jalur yang ke arah Segaraanten. Perhatikan jalan karena pintu masuk lokasi wisata Gua Buniayu ini tidak begitu jelas. Dari bibir jalan, kita masih harus masuk kurang lebih setengah kilometer untuk sampai di Gua.

My First Solo Travelling: Gua Pawon

Back in 2010, I remembered my first solo travelling. Actually it was a spontaneous trip after I saw an awesome picture in KAA Museum. In one of its alley, the museum displayed and explained about the Bandung in pre-history era. It said Bandung was originally a big lake and its ancestors lived in a cave near the lake. Right now, people call that cave: Gua Pawon.

Stone Garden.
Gua Pawon (gua means cave) said exist from 9000 years ago. Archeologist already did an excavation in here and found many man bones, shards of ceramic, pottery, jewelry made from leftover animal teeth and tooth fish, and mollusks that indicated this cave was a place to live. Because of its histories, this old cave was protected under Archeological and Historical Department of West Java Province as historical heritage.

Jomblang dan Keegoisan “mapala”

Jogya, selain terkenal akan wisata budaya juga menyimpan banyak keindahan alam yang masih terjaga. Sebut saja Gunung Kidul yang banyak memiliki pantai-pantai yang sedap dipandang mata. Selain pantai, sebagai daerah karst, Gunung Kidul tentu banyak menyimpan gua yang menanti untuk dijelajahi. Pada liburan kali ini, aku berkesempatan untuk mengunjungi Gua Jomblang. Gua vertikal ini sangat terkenal akan fenomena alamnya, yakni ray of light.

Ray of Light.
Persisnya, Gua Jomblang terletak di Padukuhan Jetis Wetan, Desa Pacarejo, Kecamatan Semanu. Jalan menuju kesana cukup mulus, baru dari Desa Pancarejo ke lokasi, aspal akan digantikan jalan desa yang berbatu. Pukul sebelas malam, kami berenam meninggalkan Terminal Jombor dengan sepeda motor. Mengingat dari kami tidak ada yang tahu jalan, perjalanan menuju kesana adalah suatu pertualangan tersendiri. Dari ban bocor di malam buta sampai kunci motor hilang di jalan menjadi penghias malam itu.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...