Tiga jejaka
berbadan tegak dan dua dara berparas cantik dibalut bikini hitam berjalan
melewati saya. Dengan tubuh tinggi dan rambut kemerahan khas ras kaukasoid,
kelima pemuda tersebut
menenteng papan
selancar yang besar dengan entengnya. Di sudut lain sepasang kekasih yang saya
tebak berasal dari Australia jika mendengar logatnya, asyik duduk berdua
mengobrol di pinggir pantai. Saya yang berpostur pendek rambut hitam khas ras
Melayu ini serasa menjadi orang asing saja, padahal saat itu saya sedang
berdiri di tanah Jawa, tepatnya di Pantai G-Land, Taman Nasional Alas Purwo.
.JPG) |
| Orang Ndarung. |
Seorang
teman pernah bilang kalau ombak di G-Land itu tertinggi nomer dua setelah
Hawai, entah benar atau tidak yang jelas mayoritas wisatawan kesini memang untuk
berselancar, berburu ombak setinggi 6 meter. Karena tidak bisa dan tidak
berminat berselancar kala itu, saya memutuskan menyusuri pantai sampai kaki
lelah melangkah.