1.
Plawangan
Plawangan
sejatinya adalah pos terakhir sebelum mendaki ke puncak Gunung Rinjani. Lokasi
yang berada di pinggir tebing ini mempunyai panorama yang sungguh tiada bandingannya.
Dari sini kita dapat menikmati indahnya Danau Segara Anak dari ketinggian.
Bayangkan saja pada sore hari duduk bersama kawan-kawan dengan segelas kopi
panas di tangan, beuh.. nikmat kawan!
Sumber air berada tidak jauh dari lokasi tenda yang dapat menampung sampai 30
tenda ini. Ohya, hati-hati akan logistik yang kita bawa karena banyak monyet
nakal di sini.
2.
Ranukumbolo
Pendaki mana
yang tidak kenal dengan tempat satu ini. Terletak di jalur pendakian Gunung
Semeru, Ranukumbolo menawarkan segala yang dibutuhkan untuk bertenda dengan
nyaman di pinggir danau. View danau yang indah tentu menjadi daya tarik utama pendaki
bertenda di sini. Selain itu jika kita berjalan sedikit ke balik bukit,
terdapat Oro-oro Ombo, padang luas dengan bunga-bungaan yang berwarna ungu atau
kuning. Indah sekali. Dengan kontur yang landai dan luas, Ranukumbolo dapat
menampung tenda sampai ribuan.
3.
Danau
Gunung Tujuh
Danau yang
merupakan danau tertinggi se-Asia Tenggara ini masuk dalam kawasan Taman
Nasional Kerinci Seblat. Berbeda dengan Ranukumbolo, Danau Gunung Tujuh tidak
berada satu jalur dengan pendakian Gunung Kerinci. Kita harus naik angkot
kurang lebih setengah jam dari Basecamp Kerinci. Karena masih jarang
dikunjungi, pemandangan di sini sangat asri. Air yang jernih, binatang-binatang
di sekitar danau yang masih banyak, dan tentu saja pepohonan yang masih rimbun.
Waktu serasa berhenti berputar saja.
4.
Cikasur
Cikasur
adalah salah satu pos pada pendakian Gunung Argopuro dari jalur Baderan.
Dahulu, Cikasur hendak digunakan sebagai pangkalan udara oleh Jepang saat jaman
penjajahan. Maka, tak heran jika terdapat padang lapang yang luas membentang
dari ujung ke ujung. Persis di belakang lokasi bertenda kita akan menemukan
sumber mata air yang banyak terdapat selada air. Ohya, jika beruntung, kita
akan menjumpai burung merak di sini.
Jawa Barat
sudah lama terkenal akan pesona alamnya yang indah, salah satunya Gunung
Papandayan. Di gunung yang tidak begitu tinggi ini kita dapat menikmati suasana
bertenda yang asyik di Pondok Selada. Selain sumber air yang melimpah ruah kita
juga dapat menikmati indahnya bunga Edelweis yang banyak terdapat di sini.
Untuk sekedar bersantai di akhir pekan, lokasi ini sangat cocok buat bertenda.
Pondok Selada dapat menampung sampai puluhan tenda.
6.
Surya
Kencana
Satu lagi
pesona Jawa Barat yang terkenal adalah Gunung Gede-Pangrango. Gunung satu ini
mungkin merupakan gunung yang paling sering didaki karena lokasinya yang paling
dekat dengan ibukota. Sebagai salah satu pos pendakian, Surya Kencana
menawarkan pemandangan yang tak bisa dipandang sebelah mata. Padang Edelweis
yang luas serta adanya sumber air tentu membuat saat nenda kita semakin nikmat. Surya Kencana dapat menampung sampai
ratusan tenda.
7.
Promasan
Tempat satu
ini adalah lokasi favoritku untuk bertenda di akhir pekan saat kuliah di
Semarang dulu. Promasan terletak di
lereng Gunung Ungaran dan akses kesana pun cukup mudah, cuma satu jam dari
pusat Kota Semarang. Bertenda di sini kita akan disuguhi hijaunya kebun teh
yang membentang luas serta puncak Ungaran. Promasan sejatinya adalah sebuah
dukuh kecil yang lumayan terisolir dengan tiadanya aliran listrik. Dengan
pasokan air yang melimpah, Promasan dapat menampung puluhan tenda.
Itulah tujuh
lokasi bertenda yang dapat dijadikan alternatif berlibur di alam bebas. Masih
banyak tempat-tempat yang menarik lainnya yang bisa dikunjungi. Keep safe,
clean, and fun climbing. :) (dm 300713)
.jpg)
Nomer dua kayaknya seru tuh
ReplyDeleteSemua seruuuuuu.... hehehe....
Delete