| Kerucut Puncak Arjuno. |
Di daftar
pertama terdapat gunung Pangrango yang terletak
paling barat dari deretan gunung 3000 m di Jawa. Rute yang jelas dan
banyaknya sumber air membuat gunung satu ini menjadi favorit para pendaki,
terutama yang berasal dari ibukota. Puncaknya seh biasa aja dengan tugu triangulasi, tetapi di sebelahnya
terdapat Lembah Mandalawangi yang banyak ditumbuhi edeilweis. Sedap sekali
tentunya.
2.
Ciremai
3.076 mdpl
Masih di
Jawa Barat, terdapat satu lagi gunung 3000 mdpl lainnya yakni Ciremai yang menyandang
gelar sebagai gunung tertinggi di tanah Pasundan. Trek yang terjal dan tiadanya
sumber air menjadi teman selama pendakian. Puncak Ciremai berupa kawah luas
yang masih aktif. Jalur yang biasa dipakai para pendaki yaitu Paluntungan dan
Linggarjati.
3.
Argopuro
3.088 mdpl
Terletak di
Jawa Timur, gunung satu ini terkenal sebagai gunung dengan jalur pendakian
terpanjang se-Jawa. Karena itu pula biasanya pendakian dilakukan selama 4-5
hari. Jangan kuatir tentang sumber air, hampir di setiap pos pendakian terdapat
sumber air yang dapat kita gunakan. Ohya, jangan salah, puncak triangulasi
tidak berada di Puncak Rengganis walau memiliki pemandangan layaknya puncak
gunung. Puncak sebenarnya berada kurang lebih 500 meter dari Rengganis.
4.
Merbabu
3.145 mdpl
Terdapat dua pilihan jalur favorit untuk mendaki Merbabu
yang bertolak belakang. Tekelan yang landai dan panjang atau Selo yang terjal
dan menanjak sehingga lebih menghemat waktu. Tidak ada sumber air di jalur
pendakian. Merbabu memiliki view yang
keren di sepanjang jalurnya.
| Jalur ke Puncak Merbabu. |
5.
Sindoro
3.150 mdpl
Seperti
layaknya gunung di Jawa Tengah yang tandus, Sindoro pun tidak memiliki sumber
air di sepanjang jalur pendakiannya. Terletak bersebelahan dengan Gunung
Sumbing, Sindoro terkenal dengan sebuatan gunung kembar. Puncak gunung ini
berupa lapangan luas dengan banyak eldelweis, sehingga cocok bagi yang hendak
bermain bola di puncak, hehe…
6.
Welirang
3.156 mdpl
Di puncak yang satu ini kita akan menjumpai para penambang
belerang. Sebagai gunung yang masih aktif, Welirang banyak menghasilkan
belirang bermutu tinggi. Terdapat beberapa titik sumber air di jalur pendakian
yang jelas karena sering digunakan para penambang.
| Puncak Welirang. |
7.
Lawu
3.265 mdpl
Gunung yang
satu ini lumayan unik. Dua jalur pendakiannya walau berdekatan tetapi terletak
di provinsi yang berbeda. Di puncaknya pun demikan. Sehingga kita bisa boker di Jawa Tengah dan cebok di Jawa Timur, hehe… Di Pos 5, 30
menit sebelum puncak terdapat sumber air dan warung nasi yang sudah melegenda
di kalangan para pendaki. Menariknya lagi, di dekat puncak terdapat sebuah
rumah dengan taman bermain dari botol bekas yang berbentuk hewan-hewan.
8.
Raung
3.332 mdpl
Gunung yang
terletak di ujung paling timur Jawa ini terkenal akan jalurnya yang ekstrem.
Untuk menuju titik triangulasi atau Puncak Sejati kita harus menggunakan
peralatan SRT (Single Rope Techinique) melewati Jalur Glenmore. Sementara dari
jalur “biasa” yakni Sumber Waringin, kita tetap dapat menuju puncak pada sisi yang berbeda dengan
selisih vertikal kurang lebih 20 m dari Puncak Sejati. Jalur “biasa” ini pun
tak kalah ekstremnya karena kita masih harus menyisir pinggiran kawah dengan
gaya rockclimbing. Raung memiliki
kawah yang paling luas di antara gunung Tanah Jawa.
9.
Arjuna
3.339 mdpl
Berada dalam
satu jalur pendakian dengan Welirang, Arjuna memiliki puncak yang indah.
Berbeda dengan Welirang yang kaya belerang, puncak gunung ini berbatu sehingga kita
dapat melihat sekeliling dengan bebas. Jalur pendakian yang sering digunakan
yakni melalui Wates.
10.
Sumbing
3.371 mdpl
Kembaran
Sindoro ini juga miskin akan sumber air. Jika puncak Sindoro berupa lapangan luas,
Sumbing memiliki puncak berupa kawah yang terjal. Kita dapat turun ke dasar
kawah yang kalau pada musim penghujan tampak seperti danau kecil. Jalur
pendakian terkenal terjal dengan sedikit bonus
trek. Lewatlah jalur Kepencit, Temanggung, jika ingin merasakan sensasi
pendakian yang lebih menantang. J
11.
Slamet
3.432 mdpl
Didaulat
sebagai gunung tertinggi di Jawa Tengah, Slamet memiliki panorama yang tak
perlu diragukan lagi. Terdapat sumber air di Pos 5, tetapi sering kali kering
saat musim kemarau. Puncak Slamet berupa kawah yang luas, tetapi sebaiknya
jangan ngecamp di sana karena sudah
sering kejadian pendaki yang meninggal saat bermalam di puncak. Bersama Semeru,
Slamet adalah dua gunung di Jawa yang jalur kepuncaknya berupa pasir dan berbatu
tanpa vegetasi.
12.
Semeru
3.676 mdpl
Sebagai
penutup pendakian di Pulau Jawa, tak lengkap jika belum mendaki gunung satu
ini. Memilki panorama yang komplit dan mengagumkan, Semeru seringkali menjadi
incaran para pendaki lokal maupun mancanegara. Sebagai puncak tertinggi di
tanah Jawa, Mahameru cukup sulit untuk didaki. Jalur yang berpasir dan berbatu
akan memperlambat kaki kita menuju puncak. Namun, ketika berdiri di titik 3.676
meter akan membuat seluruh upaya pendakian yang sudah dilakukan serasa
setimpal.
Sekian
untuk 12 gunung di Pulau Jawa dengan ketinggian di atas 3000 mdpl. Jangan
salah, gunung-gunung di bawah ketinggian itu pun tidak kalah indah dan menantang
untuk didaki. Selamat mendaki, keep safe,
clean, and fun climbing. (dm 090813)

wah keren banget nih.. kepengen deh
ReplyDeletemakasiee...
DeleteAda salju gak untuk gunung dengan ketinggian lebih dari 3000 meter?
ReplyDeletekalau di Pulau Jawa ndak ada.
DeleteMau tanya kalo gunung 3000an mdpl yang cocok untuk pemula apa aja ya?? Saya pengen bgt huhu kemarin baru pertama kali nanjak, ke ijen.😂
ReplyDeletehmmm... apa ya? Sindoro, Pangrango, atau Ciremai via Apuy sepertinya bisa untuk pemula.
Delete